Tulus-Sewindu
Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang hari
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku benam sejak lama
Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu
Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu
Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan
Friday, April 12, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
surat untuk kamu
Kamu harus selalu ingat, ada yang selalu mendoakan kelancaran untuk sebuah keberhasilanmu. Mungkin tidak satu, ada beberapa orang yang me...
-
L agu yang kamu nyanyikan waktu itu menemaniku mengakhiri cerita tentangmu sore ini. Sudah lama bukan? Sejak hari itu aku selalu mencar...
-
Tulus-Sewindu Sudah sewindu ku di dekatmu Ada di setiap pagi, di sepanjang hari Tak mungkin bila engkau tak tahu Bila ku menyimpan rasa...
-
Kamu harus selalu ingat, ada yang selalu mendoakan kelancaran untuk sebuah keberhasilanmu. Mungkin tidak satu, ada beberapa orang yang me...
No comments:
Post a Comment