Tulus yang bernama lengkap Muhammad Tulus, lahir di Kota Bukit Tinggi,
pada 20 Agustus 1988. Kak Tulus adalah seorang lulusan Teknik
Arsistektur dari ITB. Sejak kecil, Kak Tulus sangat suka dengan musik
dan menggambar. Sang Bunda yang mempunyai peran penting dalam mengajari
Kak Tulus dalam dunia musik. Ia kerap menyanyikan lagu-lagu indah kepada
Kak Tulus, dan menjelaskan makna di setiap liriknya. Menjadi pemusik
adalah cita-cita terdalamnya. Karena itulah, setelah berhasil mendapat
gelar sarjana, Kak Tulus mulai mengejar cita-citanya untuk berkarya
dalam dunia musik.
Untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya, Kak Tulus tidak mempunyai tips
khusus. Ia hanya selalu bernyanyi dengan hati. “Saya enggak punya
pesan-pesan khusus yang disisipkan dalam musik. Bisa bermusik dengan
tulus hati saja, rasanya sudah sangat senang,” ujar Kak Tulus mengenai
musiknya. Kak Tulus juga menganggap bermusik sama halnya dengan taman
bermain. Dengan musik, Kak Tulus bisa melakukan banyak hal. Menurut Kak
Tulus, setiap lagu dan lirik mempunyai jiwa yang berbeda. Maka itu,
setiap karyanya harus diperlakukan secara beda pula. Tidaklah heran,
jika Kak Tulus menjadi salah satu nominator dalam perhelatan akbar
Anugerah Musik Indonesia, dalam Kategori Karya Alternatif Terbaik.
Harapan yang Tulus
Sudah menelurkan album yang
laris di pasaran, tidaklah cukup bagi Kak Tulus. Dia masih ingin terus
berkarier di dunia musik, berkontribusi besar dan menjadi penyanyi yang
hebat. Kak Tulus pun berharap agar lebih banyak musisi-musisi Indonesia
yang bangga terhadap bangsa dan budaya sendiri. Dengan begitu, budaya
Indonesia bisa terus berkembang dan punya peranan yang semakin penting
dalam perkembangan seni modern dunia. Pesan senada pun ia berikan kepada
Sahabat Bravo!, "Belajar yang rajin dan bercita-citalah membangun
Indonesia menjadi negara yang sangat hebat dan percaya diri!". Jadi
tetap semangat ya! (Novi)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
surat untuk kamu
Kamu harus selalu ingat, ada yang selalu mendoakan kelancaran untuk sebuah keberhasilanmu. Mungkin tidak satu, ada beberapa orang yang me...
-
L agu yang kamu nyanyikan waktu itu menemaniku mengakhiri cerita tentangmu sore ini. Sudah lama bukan? Sejak hari itu aku selalu mencar...
-
Tulus-Sewindu Sudah sewindu ku di dekatmu Ada di setiap pagi, di sepanjang hari Tak mungkin bila engkau tak tahu Bila ku menyimpan rasa...
-
Kamu harus selalu ingat, ada yang selalu mendoakan kelancaran untuk sebuah keberhasilanmu. Mungkin tidak satu, ada beberapa orang yang me...

No comments:
Post a Comment